Pelepasan Mahasiswa KKN STITNU Al Farabi Pangandaran: Menjadi Agent of Change dengan Mengusung Konsep LITERA
ALFARABI.AC.ID | Pangandaran, 08 Agustus 2024 – STITNU Al Farabi Pangandaran hari ini mengadakan acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika, perwakilan masyarakat, dan mahasiswa peserta KKN sebanyak 90 mahasiswa. Acara ini berlangsung di Aula Kampus STITNU Al Farabi Pangandaran dan merupakan momentum penting untuk memulai perjalanan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Ketua STITNU Al Farabi Pangandaran, Dr. Dasep Ubadidillah, dalam sambutannya menekankan pentingnya etika selama mahasiswa berada di masyarakat. “Sebagai mahasiswa yang akan turun ke lapangan, kalian bukan hanya menjadi duta kampus, tetapi juga duta etika dan nilai-nilai luhur. Jagalah integritas, hormati adat dan budaya setempat, serta tunjukkan sikap profesional dalam setiap tindakan kalian. Peran kalian sebagai agent of change sangatlah vital; dengan kehadiran kalian, diharapkan dapat membawa perubahan positif dan solusi yang berarti bagi masyarakat,” ujar Dr. Dasep.
Selanjutnya, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STITNU Al Farabi, Irpan Ilmi, S. Hum., M.M., memaparkan indikator keberhasilan KKN yang telah dicapai oleh mahasiswa. Dalam penyampaiannya, Irpan Ilmi menjelaskan bahwa keberhasilan program KKN kali ini diukur melalui enam indikator utama.

Literacy (Literasi), Mahasiswa berhasil meningkatkan tingkat literasi di masyarakat, termasuk penyuluhan dan pelatihan mengenai membaca, menulis, dan pemanfaatan informasi. Integration (Integrasi). Program KKN berhasil mengintegrasikan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan, termasuk pemangku kepentingan lokal, untuk memastikan kolaborasi yang efektif. Technology (Teknologi). Implementasi teknologi dalam kegiatan KKN, seperti pelatihan penggunaan alat digital atau aplikasi, dan memberikan dampak positif. Education (Pendidikan). Upaya pendidikan yang dilakukan selama KKN mencakup peningkatan kualitas pendidikan lokal melalui bimbingan dan pembelajaran berbasis komunitas. Renewable (Terbarukan). Proyek yang dilaksanakan juga fokus pada aspek keberlanjutan, dengan memperkenalkan konsep dan praktik sumber daya terbarukan kepada masyarakat. Applicative (Aplikatif). Kegiatan KKN diharapkan aplikatif, memberikan solusi yang praktis dan dapat diimplementasikan langsung oleh masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari mereka.
Irpan Ilmi menutup penyampaiannya dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN dan berharap agar mahasiswa dapat mengimplementasikan hasil dari pelatihan dan bimbingan yang mereka terima.
Acara pelepasan diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar semua mahasiswa dapat menjalankan tugas mereka dengan baik, membawa manfaat yang besar bagi masyarakat, serta kembali dengan pengalaman dan wawasan yang berharga.

