Mahasiswa KKN STITNU Al-Farabi Ajak Orang Tua di Desa Sidomulyo Jadi Pahlawan Pendidikan Anak

LPPM.ALFARABI.AC.ID. | Pangandaran – Mahasiswa KKN STITNU Al-Farabi Pangandaran menggelar seminar pendidikan di Desa Sidomulyo pada 25 Agustus 2025. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua akan peran krusial mereka dalam pendidikan anak, yang menjadi fondasi utama bagi masa depan generasi.

Acara ini menghadirkan narasumber utama Dr. Yayat Hidayat, dosen dan Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) STITNU Al-Farabi. Dalam paparannya, Dr. Yayat menegaskan bahwa keluarga adalah sekolah pertama dan terpenting bagi anak.

Peran Keluarga Tak Tergantikan di Era Digital

Dr. Yayat menekankan bahwa bimbingan dan dukungan emosional dari orang tua tak bisa digantikan oleh institusi pendidikan lain. “Dukungan orang tua, baik secara emosional maupun akademik, menjadi kunci keberhasilan anak,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa orang tua harus menciptakan lingkungan belajar yang positif, penuh kasih sayang, dan disiplin agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan berkarakter.

Di tengah tantangan era digital, Dr. Yayat juga mengingatkan pentingnya komunikasi terbuka dan batasan bijak dalam penggunaan teknologi. Ia menegaskan, dukungan terbaik orang tua bukan hanya fasilitas, melainkan kehadiran, motivasi, dan penghargaan terhadap setiap usaha anak.

Syadad Nabil Mudzafar, Koordinator KKN STITNU Al-Farabi Pangandaran, mengapresiasi antusiasme warga. “Kegiatan ini tidak hanya memberikan ilmu, tapi juga membuka kesadaran kolektif bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Dr. Irpan Ilmi, Ketua LPPM, menegaskan, “Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen STITNU Al-Farabi dalam menguatkan peran masyarakat melalui pendidikan. Harapannya, sinergi antara mahasiswa, akademisi, dan warga dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman”.