Ketua LPPM STITNU Irpan Ilmi Latih Mahasiswa Menulis Skripsi

ALFARABI.AC.ID – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa. Pada Senin (17/02/2025), Ketua LPPM, Dr. (Cand.) Irpan Ilmi, S.Hum., M.M., memberikan pelatihan intensif dalam workshop penulisan skripsi bagi mahasiswa semester akhir.

Acara yang berlangsung di aula STITNU Al-Farabi Pangandaran ini diikuti oleh 96 mahasiswa semester 7, jajaran pimpinan kampus, serta dosen pembimbing skripsi. Dalam sambutannya, Ketua STITNU Al-Farabi, Dr. Dasep Supriatna U., M.Pd.I., Ph.D, menegaskan bahwa skripsi bukan sekadar tugas akhir, melainkan bentuk nyata dari kompetensi akademik mahasiswa.

Sebagai pemateri utama, Dr. (Cand.) Irpan Ilmi menekankan bahwa skripsi adalah pijakan akhir untuk memperoleh gelar sarjana dan harus dikerjakan dengan serius. “Skripsi merupakan pijakan akhir untuk mendapatkan gelar kehormatan sarjana dan saya selalu serius mengerjakannya,” ujarnya. Dalam sesi pelatihannya, ia menguraikan enam poin penting dalam latar belakang skripsi, yaitu:

Dalam sesi pelatihannya, Dr. (Cand.) Irpan Ilmi menjelaskan bahwa latar belakang skripsi harus mencakup enam elemen utama. Pertama, konteks masalah penelitian, yang menggambarkan situasi atau fenomena yang melatarbelakangi penelitian. Kedua, rumusan masalah, yang merinci pertanyaan penelitian yang akan dijawab. Ketiga, alasan pentingnya penelitian, yang menjelaskan urgensi dan kontribusi penelitian terhadap keilmuan atau masyarakat. Keempat, pembatasan masalah, yang menentukan ruang lingkup penelitian agar lebih fokus dan terarah. Kelima, kesenjangan penelitian, yang mengidentifikasi aspek yang belum banyak dikaji dalam penelitian sebelumnya. Terakhir, tujuan penelitian, yang merumuskan hasil yang ingin dicapai dari penelitian tersebut.

Ia juga memperkenalkan tiga aplikasi yang dapat membantu mahasiswa dalam proses penelitian, yaitu Open Knowledge Maps, Publish or Perish, dan Google Scholar. Selain itu, mahasiswa perlu memahami konsep Grand Theory, Middle Theory, dan Applied Theory sebagai dasar dalam kajian teoritis.

PEMBEKALAN KKN LITERA STITNU AL FARABI PANGANDARAN

Sesi berikutnya diisi oleh Ahmad Hafidin, yang membahas strategi menghadapi seminar proposal. Ia menekankan pentingnya pemahaman metodologi penelitian, substansi keilmuan, serta teknik penulisan ilmiah yang sesuai dengan kaidah akademik.

Melalui workshop ini, LPPM STITNU Al-Farabi berharap mahasiswa lebih siap dalam menyusun skripsi dengan standar akademik yang tinggi, sehingga dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan bermanfaat bagi perkembangan keilmuan. ***