Giat Pemanfaatan Sampah; Desa Sukamaju Menuju Lingkungan yang Indah dan Penuh Berkah Di Tangan Mahasiswa STITNU Al Farabi Pangandaran.
ALFARABI.AC.ID | PANGANDARAN, 27 Agustus 2024 — Mahasiswa KKN Litera STITNU Al Farabi Pangandaran bekerja sama dengan Kepala Desa Sukamaju dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran (DLHK) sukses menyelenggarakan seminar pengelolaan sampah bertema “Pemanfaatan Sampah sebagai Jalan Menuju Lingkungan yang Indah dan Penuh Berkah.” Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan mengembangkan keterampilan masyarakat dan Kelompok Paguyuban Sampah Terpadu (PST) Desa Sukamaju dalam pengelolaan sampah.
Seminar yang berlangsung selama satu hari ini dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari masyarakat, perangkat desa, Karang Taruna, Kelompok Paguyuban Sampah Terpadu (PST), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kepala Dusun se-Desa Sukamaju, dan ibu-ibu PKK. Peserta mendapatkan bimbingan langsung dari narasumber utama, Umi Laelatussofiah, S.T., dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran, serta mahasiswa KKN.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mahasiswa dalam pengelolaan sampah, khususnya di sektor yang memiliki potensi besar di wilayah tersebut. Materi yang disampaikan mencakup berbagai teknik pengelolaan sampah organik dan anorganik, pengelolaan lahan, serta strategi pembuatan biopori. Para peserta juga diperkenalkan dengan konsep pengelolaan sampah yang lebih efektif.
Kepala Desa Sukamaju, Bapak Salikin Dedy Prayitno, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dan berharap masyarakat dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam pengelolaan sampah serta menjadi penggerak ekonomi lokal yang handal. Beliau juga berharap agar Panitia Pengelolaan Sampah (PST) dapat merealisasikan program kerja yang telah direncanakan dengan berkoordinasi langsung dengan DLHK Kabupaten Pangandaran.
Menurut Rohmat Nurhidayat, S.Sy, M.M., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan praktis serta mendorong tumbuhnya kesadaran dalam mengelola sampah dengan memilah dan mengolahnya. Beliau menekankan bahwa pengelolaan sampah yang baik dapat mencegah berbagai masalah, seperti perkembangan nyamuk, penyebaran penyakit, dan pencemaran sungai.
Umi Laelatussofiah, S.T., narasumber utama dari DLHK, memberikan penekanan pada teknik-teknik khusus dalam pengelolaan sampah, termasuk pengolahan tanah dan pembuatan biopori. Beliau berharap setelah seminar ini, Desa Sukamaju dapat melakukan tindak lanjut dalam pengelolaan sampah agar tidak ada lagi sampah yang dibuang ke sungai atau kebun.
DLHK FASILITASI PENGANGKUTAN SAMPAH
DLHK juga siap memfasilitasi pengangkutan sampah dari Desa Sukamaju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Pangandaran, dengan desa hanya perlu membayar retribusi sebesar Rp. 300.000 untuk setiap kali pengangkutan oleh truk sampah. DLHK juga menekankan pentingnya pembentukan Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) atau Bank Sampah di desa.
Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan, serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Ke depan, Desa Sukamaju diharapkan dapat memberdayakan masyarakat untuk lebih inovatif dan kreatif dalam mengelola sampah menjadi produk yang bernilai tinggi.
