Mahasiswa KKN STITNU Al-Farabi Hidupkan Pengajian di Desa Wonoharjo, Perkuat Ikatan Spiritual Warga
LPPM.ALFARABI.AC.ID – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al-Farabi Pangandaran aktif terlibat dalam serangkaian pengajian rutin di Desa Wonoharjo. Kegiatan yang berlangsung di tiga masjid berbeda ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tapi juga menguatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Pengajian yang menjadi bagian dari program pengabdian di bidang keagamaan ini bertujuan untuk memfungsikan kembali masjid sebagai pusat pembinaan umat. Kegiatan dimulai pada Sabtu, 2 Agustus 2025, di DKM An-Nur RW 15. Mahasiswa memimpin acara dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan ceramah singkat (kultum) tentang “Akhlak Mulia”.
Antusiasme warga begitu terasa, terutama saat sesi tanya jawab yang berlangsung hangat. “Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam aspek spiritual,” ujar Hilmy Farhani Ali, Ketua Pelaksana Tim KKN.

Tiga Masjid, Tiga Momen Berbeda
Setelah sukses di DKM An-Nur, tim KKN melanjutkan pengabdiannya pada Rabu, 6 Agustus 2025, di DKM Al-Jihad RW 12. Pengajian kedua ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja masjid hingga orang tua. Mahasiswa membawakan pesan-pesan keislaman melalui kisah-kisah inspiratif Nabi yang dikaitkan dengan kehidupan sosial masa kini.
Puncak kegiatan berlangsung pada Minggu, 10 Agustus 2025, di DKM Al-Ishlah RW 10. Pengajian ini menjadi penutup yang penuh khidmat dengan kultum bertema “Menjaga Silaturahmi dan Persatuan Umat”. Acara ditutup dengan lantunan selawat dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat.
Sahmidin, salah satu anggota tim KKN, mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka bukan hanya sekadar tugas, melainkan pengalaman spiritual berharga. “Ini menjadi ruang latihan sekaligus pengalaman spiritual yang sangat berarti bagi kami. Kami bisa merasakan langsung kedekatan dengan masyarakat serta mendalami cara berdakwah yang relevan dan menyentuh,” jelasnya.
Apresiasi Warga dan Harapan Berkelanjutan
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para pengurus masjid dan warga. Mereka mengapresiasi kehadiran mahasiswa yang telah membawa semangat baru ke masjid-masjid di Desa Wonoharjo.
Kehadiran mahasiswa KKN STITNU Al-Farabi telah membuktikan bahwa pengabdian tidak hanya sebatas teori, tetapi juga praktik nyata yang mampu membangun jembatan kuat antara dunia kampus dan masyarakat. “KKN STITNU Al Farabi Pangandaran memberikan corak berbeda, khususnya dalam sisi spiritualitas. Sebagai Kabupaten Pariwisata mendunia, aspek spiritualitas menumbahkan optimisme, bahwa manusia harus bahagia dunia dan akhirat”, ungkap Dr. Irpan Ilmi, dosen STITNU Al Farabi.
