KKN LITERA STITNU Al Farabi Pangandaran Siap Berkontribusi Pada Masyarakat

Pangandaran, 30 Juli 2025 – Sebanyak 102 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran secara resmi dilepas untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Acara pelepasan berlangsung khidmat di Aula STITNU Al Farabi Pangandaran, menandai dimulainya pengabdian mahasiswa di tiga wilayah: Kecamatan Pangandaran, Kecamatan Padaherang, dan Kecamatan Rancah-Ciamis.

Samsudin, S. Pd., M. M., selaku Penanggung Jawab KKN sekaligus Wakil Ketua II STITNU Al Farabi Pangandaran, dalam sambutannya mengungkapkan harapannya agar para mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa KKN ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat, sekaligus belajar langsung dari realitas di lapangan. Samsudin berharap mereka dapat berkarya dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di lokasi KKN.

KKN STITNU Al Farabi Pangandaran akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 30 Juli hingga 30 Agustus 2025. Selama periode ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan inovasi yang membawa kebaikan di tengah masyarakat.

Prof. (HC) KRT. Dr. Dasep Supriatna S. Pd. M. Ag. Ph. D., Ketua STITNU Al Farabi Pangandaran, menekankan pentingnya KKN sebagai bentuk pengalaman pendidikan nyata yang diharapkan mampu menghasilkan karya-karya bermanfaat. Ia berharap KKN ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin, melainkan dapat menghasilkan buah karya yang mendapatkan apresiasi dari masyarakat luas. Menurut Prof. Dasep, program mahasiswa KKN menjadi kunci utama dalam menyiarkan gerakan baik dan visi misi STITNU Al Farabi Pangandaran. Beliau juga menambahkan bahwa potensi masyarakat lokal harus menjadi landasan yang kuat untuk dikembangkan bersama demi kemajuan daerah.

Dalam amanatnya, Ketua STITNU Al Farabi Pangandaran menggarisbawahi beberapa hal penting yang harus dipegang teguh oleh setiap mahasiswa KKN. Pertama, mahasiswa diamanatkan untuk secara sungguh-sungguh melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kedua, ia menekankan pentingnya mengedepankan etika dan adab dalam setiap interaksi dan kegiatan, agar nama baik almamater selalu terjaga. Ketiga, Prof. Dasep mengingatkan para mahasiswa untuk senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan diri selama bertugas di lapangan. Terakhir, ia memotivasi mahasiswa untuk terus berinovasi dan mencari solusi kreatif guna meningkatkan pendidikan serta kesejahteraan masyarakat di lokasi KKN.

Dengan bekal semangat pengabdian dan arahan dari pimpinan, 102 mahasiswa STITNU Al Farabi Pangandaran kini siap menorehkan jejak positif di tengah masyarakat, membawa inovasi, dan menyiarkan nilai-nilai kebaikan di wilayah penempatan mereka.